Terkenalnya Islamic Finance In India

Negara India ini merupakan salah satu negara di Asia yang menggunakan islamic finance in india. India merupakan salah satu negara yang ada di Asia dan negara india ini memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia. Pupulasi yang ada di negara india ini ada lebih dari satu miliar jiwa dan india ini merupakan negara terbesar nomor 7 berdasarkan ukuran wilayah geografis. Jumlah penduduk yang ada di india ini sudah tumbuh pesat sejak pertengahan tahun 1980 an. Perekonomian yang ada di india ini juga menempati posisi terbesar ke empat di dunia dalam PDB dan diukur dari segi paritas daya beli (PPP), serta india juga memiliki pertumbuhan ekonomi yang terbilang cepat di dunia.

 

India ini adalah negara dengan jumlah penduduk yang bisa dibilang sangat banyak dan juga tingkat ekoniminya sangat maju. Tidak heran jika di india banyak sekali usaha yang berjalan dan berbagai orang yang membuka usaha biasa memakai jasa perusahaan islamic finance. Keuangan islam di india ini merupakan keuangan yang banyak digunakan karena keuangan dengan sistem syariah islam ini, banyak pengusaha yang bisa menjalani usahanya dengan bersih tanpa ada kaitan yang di larang oleh agama. islamic finance in india ini sudah dijadikan sebagai perusahaan jasa keuangan yang umum dan cocok digunakan untuk pengusaha yang ingin memiliki dan menjalankan usaha dengan bersih sesuai dengan sariat islam.

 

Keuangan islam atau syariah ini merupakan salah satu sektor ekonomi islam yang berkembang dengan pesat pada 2 dekade terakhir ini. Perkembangan keuangan islam yang pesat ini tikak hanya di dorong dengan semangat religi dalam mengimplementasikan ajaran islam saja, namun juga perkembangan pesatnya di latarbelakangi oleh kepentingan praktis pragmatis dalam membangut sistem perekonomian umat yang baik dan benar. Perkembangan pesat tersebut juga berdampak di india dan banyak pengusaha di india menggunakan islamic finance in india. Manfaat menggunakan keuangan islam ini yakni usaha yang dijalankan bersih dan juga terbebas dari unsur haram, riba, dan berbagai macam larangan islam yang lainnya.